Posts Tagged With: Self Defense

Sulitnya Penyelenggara One Pride Cari Wasit Berkualitas

Rabu, 30 Maret 2016 | 15:06 WIB
Sulitnya Penyelenggara One Pride Cari Wasit Berkualitas
aksi petarung di audisi mma one pride

VIVA.co.id – Babak utama turnamen Mixed Martial Arts (MMA), One Pride, tinggal hitungan hari. Pihak penyelenggara pun mengaku persiapan mereka sudah sangat matang.

Presiden Direktur PT Merah Putih Berkibar, Fransino Tirta, menjelaskan dalam proses persiapan, pihaknya sempat menemui berbagai kendala. Salah satunya adalah saat mencari wasit untuk ditugaskan di babak utama One Pride.

Memang, olahraga beladiri MMA baru berkembang di Indonesia. Dan kondisi tersebut, diakui Fransino, membuat pihaknya cukup kesulitan mencari wasit.

“Bukan berarti tak ada. Wasitnya ada, tapi jumlahnya memang tak banyak. Hanya saja, bisa dipastikan wasit yang bertugas nanti sangat berkualitas,” kata Fransino kepada VIVA.co.id, baru-baru ini.

Wasit-wasit yang akan ditugaskan nanti, dijelaskan Fransino, memiliki latar belakang beladiri berbeda. Mulai dari tinju, kick boxing, gulat, jiu jitsu, dan lainnya.

“Jadi, ada spesialisasi masing-masing. Ada yang menilai dari sisi striking, grappling, dan submission. Di pertarungan nanti, wasit tengah yang bertugas juga tak boleh memimpin dua laga. Tujuannya, agar konsentrasi tetap terjaga dan kualitas pertandingan bisa lebih bagus,” jelas pria berjuluk Pitbull tersebut.

Di sesi audisi beberapa waktu lalu, One Pride menggaet beberapa juri kenamaan. Salah satunya adalah mantan petarung MMA yang juga pernah bermain di film The Raid 2, Max Metino.

Ref: http://www.viva.co.id/onepride/berita/read/754151-sulitnya-penyelenggara-one-pride-cari-wasit-berkualitas

 

Advertisements
Categories: Info | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Tekad KOBI Bawa Jawara One Pride ke Pentas Internasional

Minggu, 6 Maret 2016 | 07:51 WIB

Tekad KOBI Bawa Jawara One Pride ke Pentas Internasional
Sesi audisi One Pride MMA.

VIVA.co.id – Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) telah merancang program lanjutan untuk para petarung terbaik yang tampil di ajang One Pride Mixed Martial Arts (MMA). KOBI berniat untuk mempromosikan para petarung terbaik di ajang One Pride ke pentas internasional.

Ketua Umum KOBI, Anindra Ardiansyah Bakrie, menyatakan pihaknya tak ingin menyia-nyiakan bakat petarung-petarung Indonesia. Maka dari itu, Ardi berniat untuk membawa beberapa petarung terbaik mencicipi kompetisi MMA bertaraf internasional.

“KOBI pastinya tak ingin bakat-bakat MMA di Indonesia terlantar. Kami sudah punya beberapa program, termasuk mempromosikan mereka ke kancah internasional. Waktu saya kunjungan kerja ke Dublin, saya sempat bicara dengan beberapa pihak. Dan mereka bersedia bekerja sama untuk mengembangkan bakat-bakat MMA Indonesia,” kata Ardi di Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu 5 Februari 2016.

Namun, proses untuk mempromosikan petarung-petarung nasional ke pentas dunia tak bisa instan. Perlu ada proses yang harus dilewati KOBI.

Dewan Pembina KOBI, Budi Jiwandono, menegaskan pihaknya ingin berkonsentrasi terlebih dulu mengembangkan olahraga MMA di level nasional. “Baru setelahnya kami berpikir ke internasional,” jelas Budi.

One Pride merupakan satu-satunya kompetisi MMA yang digelar di Indonesia saat ini. One Pride disiarkan secara eksklusif oleh tvOne.

Ref: http://www.viva.co.id/onepride/berita/read/744242-tekad-kobi-bawa-jawara-one-pride-ke-pentas-internasional

 

Categories: Info | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Memahami Mixed Martial Arts Dan Peraturannya.

Apa Itu MMA?

Mixed martial arts, atau MMA, adalah olahraga full contact modern yang memperbolehkan petarung menggunakan teknik pukulan, tendangan, bantingan, dan kuncian dalam bertarung. MMA merupakan gabungan dari teknik menyerang boxing, muay thai, karate, taekwondo, dan banyak lagi. Sedangkan teknik bantingan, kuncian, dan takedown banyak berasal dari judo, jujitsu, dan gulat. Kelahiran MMA harus mengikuti juga dengan munculnya Ultimate Fighting Championship (UFC), hasil ide dari Art Davie, Rorion Gracie, dan John Millius. Mereka mencanangkan sebuah turnamen dengan 8 peserta yang minim peraturan (kecuali menggigit dan mencolok mata) dan batas waktu, untuk membuktikan teknik bertarung apa yang paling efektif di dunia. Selain itu, salah satu penggagas UFC yaitu Rorion Gracie, juga memiliki misi keluarga Gracie untuk menyebarkan teknik Gracie Jujitsu, atau Brazilian Jujitsu ke seluruh dunia. Dan ia menganggap cara ini adalah cara terbaik untuk membuktikan keampuhan jurus Gracie Jujitsu.

ufc 1 gracie

(Foto: en.susumug.com)

Sejarah Awal MMA

Sejarah MMA sebagai olahraga modern tidak lepas dengan sejarah kemunculan UFC.

UFC perdana dibuat pada tahun 1993 di Nevada, Colorado AS. Pada awalnya, UFC 1 minim peraturan kecuali larangan menggigit dan mencolok mata, dan batas waktu. Peserta diperbolehkan menggunakan seragam disiplin bela diri yang dianutnya, bahkan memperbolehkan petinju menggunakan satu sarung tinju saja. Pertandingan dihentikan apabila seorang petarung menyerah atau anggota kamp petarung melempar handuk untuk menghentikan pertarungan. Seorang wasit hadir dalam pertarungan namun andilnya sangat minim dan keselamatan petarung tidak begitu terjamin. Tanpa adanya peraturan, UFC awal dianggap sebagai ajang brutal yang dilarang banyak negara bagian AS.

 

Evolusi Peraturan MMA

Seiringnya waktu, dan keinginan besar para pendiri awal UFC untuk menjadikan MMA sebagai ajang olahraga yang diakui, peraturan demi peraturan mulai melapisi tiap ajang UFC.

Sejak dibelinya merk UFC oleh Zuffa (pendirinya terdiri dari Frank dan Lorenzo Fertitta, bekas pemilik kasino di Las Vegas), dan digerakkan oleh Dana White (sahabat Fertitta bersaudara sejak kecil), UFC mendekatkan diri pada komisi atletik dan mulai terbentuk peraturan-peraturan dan divisi berat yang hingga sekarang digunakan UFC, bahkan mayoritas organisasi MMA di seluruh dunia menggunakan peraturan yang disetujui oleh komisi atletik Amerika Serikat dan menjadi peraturan MMA de facto dunia. Peraturan MMA yang digunakan sekarang disebut Unified Rules of Mixed Martial Arts.

Apa Saja Unified Rules of Mixed Martial Arts?

Dalam sebuah pertarungan MMA, peraturan-peraturan secara garis besar adalah:

-Diperbolehkan memukul, menyiku, menyerang dengan bahu, dan menendang di bagian kepala kecuali bagian belakang kepala, belakang leher, dan sepanjang tulang punggung (menghindari daerah syaraf pusat).

-Petarung diperbolehkan menggunakan kuncian, kecuali kuncian pada persendian kecil seperti jari tangan dan kaki.

-Apabila kedua petarung berada di lantai (tangan dan kaki menyentuh lantai), Unified Rules of MMA tidak memperbolehkan petarung menyerang kepala lawan dengan dengkul (dahulu ajang PRIDE memperbolehkan), dan tidak diperbolehkan menyiku secara vertikal dari atas ke bawah (arah jam 12 ke jam 6).

-Kecuali PRIDE dan ONE FC sekarang, petarung dilarang menendang kepala lawan (soccer kick) dan menginjak kepala lawan yang sedang berada di lantai.

-PRIDE juga melarang penggunaan siku dalam bentuk apapun.

Foul lainnya apabila: menyerang kemaluan, menggigit, mencakar, menarik rambut, pegang cage sehingga lawan tidak mampu melakukan takedown kepada lawan, timidity (petarung enggan menyerang lawan), menyerang bagian belakang kepala dan sepanjang tulang belakang, menyiku vertikal dari atas ke bawah saat lawan berada di lantai, dan tentunya tidak mentaati wasit. Apabila salah satu pelanggaran dilakukan, wasit akan memberi peringatan, dan apabila petarung tetap melakukan foul, wasit dapat mengurangi angka, dan apabila petarung tetap juga melanggar maka wasit dapat menghentikan pertarungan dan menjadikan diskualifikasi.

-Apabila terjadi inactivity atau keadaan pasif antar petarung, wasit memperbolehkan position reset yaitu bila kedua petarung tidak melancarkan serangan saat berada di lantai untuk kembali berdiri. Apabila inactivity terjadi saat berada dalam posisi clinch, wasit dapat memisahkan kedua petarung dan kembali bertarung di tengah-tengah cage atau ring. Apabila inactivity terjadi saat kedua petarung berdiri dan tidak menyerang, wasit dapat menegur kedua petarung dengan seruan “Fight!”, atau “Let’s work!” tergantung pribadi wasit.

Unified Mixed Martial Arts Rules juga tidak memperbolehkan petarung menggunakan gi, atau seragam yang umum digunakan praktisi judo, jujitsu, karate, dan lain-lain kecuali celana pendek dan mewajibkan penggunaan sarung tangan,  pelindung mulut, dan pelindung kemaluan. Organisasi PRIDE dahulu bahkan UFC awal memperbolehkan petarung menggunakan gi (PRIDE) atau sepatu gulat (UFC).

Cage Atau Ring?

ufc_20octagon-thumb-1000x609-833             250px-Fedor_vs_Coleman

Sebuah pertarungan MMA bisa dilakukan di sebuah cage seperti UFC, Bellator, ONE FC, dan lain-lain atau ring seperti PRIDE, DREAM, M-1 GLOBAL, dan lain-lain.

Peraturan lengkap mixed martial arts dalam bahasa Inggris dapat diakses di sini:

http://www.ufc.com/discover/sport/rules-and-regulations

Durasi Pertarungan MMA

Sebuah pertarungan MMA berlangsung selama 3 ronde sepanjang 5 menit tiap ronde, dan untuk kejuaraan perebutan sabuk selama 5 ronde tiap 5 menit. Format durasi waktu ini adalah yang umum digunakan untuk ajang MMA dan disahkan oleh Unified Rules of Mixed Martial Arts. UFC juga telah mengadakan pertarungan non-kejuaraan (tidak merebutkan sabuk namun ajang utama) selama 5 ronde.

Saingan awal organisasi UFC yaitu PRIDE (organisasi MMA taraf internasional asal Jepang 1997-2007) memiliki format waktu yang sedikit berbeda. Ronde pertama berdurasi 10 menit, sedangkan ronde kedua dan ketiga selama 5 menit. Durasi waktu ini sama saja untuk pertarungan non-kejuaraan ataupun kejuaraan.

Skoring Dalam MMA

Skoring MMA, walaupun banyak mendapat kritik dari para atlit MMA, mirip dengan sistem skoring tinju. Dimana satu ronde menggunakan 10 point must-system. Petarung yang dominan akan diberi 10 poin berdasarkan keefektifan dalam menyerang, takedown, dan kontrol cage. Skoring MMA dilakukan oleh tiga juri pilihan dari komisi atletik dan bukan dari organisasi MMA tersebut.

henderson_ko_bisping_display_image

(Foto: BleacherReport.com)

And It’s All Over!

Pertarungan dihentikan apabila terjadi knockout, lawan tampak oleh wasit tidak mampu melanjutkan pertarungan atau tidak merespon wasit, tapout (menyerah karena kuncian), pemberhentian oleh kamp petarung dengan melempar handuk putih, dan cedera yang menurut dokter tidak aman untuk melanjutkan pertarungan.

UFC: Keselamatan Petarung Adalah Nomor Satu

Setiap sebelum dan sesudah pertarungan, para petarung menjalani berbagai tes kesehatan oleh dokter yang diutus komisi atletik untuk menjaga netralitas serta keselamatan para petarung. Dilarang keras menggunakan obat peningkat performa seperti steroid atau doping dalam bentuk lainnya. Apabila petarung menolak menjalankan tes kesehatan, atau ditemukan dari hasil tes menggunakan obat peningkat performa, maka komisi atletik berhak memberi sanksi kepada petarung tersebut. Bentuk sanksi bisa berupa denda, larangan bertarung dalam kurun waktu yang ditentukan, bahkan pencabutan izin bertarung.

Bigger, Faster, Stronger – Kasus doping di UFC

Walau terjadi banyak kasus petarung MMA menggunakan obat-obatan peningkat performa (atau Performance Enhancing Drugs, PED), komisi atletik MMA melarang keras penggunaannya dan secara rutin menggelar uji kesehatan sebelum dan sesudah pertandingan. Bila terbukti positif menggunakan PED, komisi berhak memberikan sanksi seperti denda, atau larangan bertarung dalam jangka waktu tertentu, dan bahkan pencabutan izin bertarung. Jenis PED yang sering digunakan adalah testosterone replacement therapy (TRT). Oknum-oknum terkenal yang tertangkap positif menggunakan PED adalah: Alistair Overeem, Chael Sonnen, Stephan Bonnar, Cristiana “Cyborg”, Wanderlei Silva, dan akhir-akhir ini bahkan petarung legendaris Anderson Silva tertangkap menggunakan PED dalam rangka kembalinya Silva di ajang UFC 183 lalu.

BigJohn-McCarthy

(Foto: CagePotato.com)

Third Man In The Cage

Para wasit, sama seperti juri dan dokter, dipilih oleh komisi atletik secara independen untuk menjaga netralitas dan mencegah kecurangan. Salah satu wasit pertama dan paling terkenal di kalangan MMA dunia bernama “Big John” McCarthy, mantan polisi dan instruktur bela diri taktis di Los Angeles. Big John juga merupakan murid Rorion Gracie.

Ref: https://mmaddictindonesia.wordpress.com/2013/08/20/memahami-mixed-martial-arts-dan-peraturannya/

 

Categories: Info | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Bagaimana Aturan Dasar dari One Pride MMA?

Selasa, 1 Maret 2016 | 10:46 WIB

Bagaimana Aturan Dasar dari One Pride MMA?
Presiden Direktur PT Merah Putih Berkibar, penyelenggara One Pride MMA, Fransino Tirta.

VIVA.co.id – Turnamen Mixed Martial Arts (MMA), One Pride, sudah memasuki tahap audisi. Pada Sabtu 27 Februari 2016, audisi One Pride digelar di Surabaya.

Dalam audisi di Surabaya, ada 100 petarung yang ikut. Namun, cuma ada 3 petarung yang memperoleh grade A.
Mereka adalah Novian Hartanto, Jefri Arianto Utomo, dan Ngabdi M. Sisanya masuk grade B, C, dan D.
Fenomena ini dimaklumi oleh juri sekaligus Presiden Direktur PT Merah Putih Berkibar selaku penyelenggara, Fransino Tirta. Menurut Sino, banyak petarung yang masih belum mengerti teknik dasar dan penilaian dari olahraga beladiri MMA.
“Kami mencari petarung terbaik untuk One Pride. Bukan sekadar coba-coba. Jadi petarung yang akan berlaga tak sembarangan,” terang Fransino kepada VIVA.co.id lewat sambungan telepon, Selasa 1 Maret 2016.
Sebenarnya, bagaimana penilaian utama dari One Pride? Apa yang dilihat oleh juri One Pride dalam meloloskan petarung untuk ikut babak utama?
Fransino menuturkan, petarung MMA harus bisa mengombinasikan teknik pukulan, tendangan, bantingan, dan kuncian. Jadi, menurut Fransino, para petarung MMA tak cuma mengandalkan kekuatan saat sedang bertarung.
“Biasanya ada petarung yang cuma andalkan pukulan saja, terus bisa KO lawan. Kami tak cari yang seperti itu,” ujar Fransino.
“Mereka yang ikut dalam audisi harus bisa kombinasikan pukulan, tendangan, bantingan, dan kuncian. Sebenarnya sudah ada petarung yang bisa melakukan kombinasi-kombinasi tersebut. Rata-rata yang sudah jadi,” lanjutnya.
Terkait perhitungan poin, Fransino menyatakan One Pride sedikit berbeda dengan yang diterapkan di UFC. Jika di UFC mengadopsi beberapa peraturan di tinju, One Pride tidak melakukannya.
Pria yang menyandang sabuk hitam Brazilian Jiu-jitsu tersebut menyatakan aturan-aturan di One Pride lebih berlandaskan pada efektivitas serangan.
“MMA ini 3 ronde. Tak cocok kalau pakai sistem penilaian di tinju. Jadi penilaiannya begini, kalau ada serangan yang mendekati KO, maka poinnya akan lebih tinggi. Atau, jika serangannya efektif dan tepat sasaran maka nilainya pasti bagus. Selanjutnya, penilaian masuk ke kombinasi serangan, agresivitas, dan lainnya,” tutur Fransino.
Audisi One Pride masih berlanjut. Sabtu 5 Maret 2016, One Pride bakal menggelar audisi petarung di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (one)
Categories: Info | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Komite Olahraga Beladiri Indonesia Terbentuk Siap Jadi Wadah Petarung MMA

Selasa, 16 Februari 2016 00:36 WIB

Komite Olahraga Beladiri Indonesia Terbentuk Siap Jadi Wadah Petarung MMA
 Komite Olahraga Beladiri Indonesia Terbentuk Siap Jadi Wadah Petarung MMA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Anindra Ardiansyah Bakrie mengatakan bahwa para petarung olahraga beladiri Mix Martial Arts (MMA) di Indonesia kini tak bingung mencari wadah untuk mengembangkan olahraga beladiri ini dengan terbentuknyaKOBI.

“Pendirian KOBI di Indonesia selain untuk memayungi para petarung MMA di Indonesia juga akan membawa olahraga beladiri ini menuju olahraga industri dengan merangkul semua aliran beladiri yang ada di Indonesia,” ungkap Anindra Ardiansyah Bakrie di acara deklarasi KOBI di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (15/2).

Visi dan misi KOBI diakui oleh Ardi, begitu Anindra Ardiansyah Bakrie disapa, menjaga integritas dari olahraga MMA dan melindungi keselamatan para petarung dibawah pengelolaannya.

“Organisasi ini juga akan menggelar secara rutin kompetisi MMA di tanah-air, termasuk dari segi kepelatihan, wasit, medis, dan pengujian,” jelasnya.

Dikatakan Ardi, pihaknya akan merangkul semua aliran olahraga beladiri yang ada, dibawah pengawasan BOPI. Agar keberadaan MMA di Indonesia lebih tertata lagi.

“Kami berharap KOBI akan melahirkan petarung-petarung yang andal dan kami berharap bisa mengantarkan prestasi para petarung asal Indonesia di kancah international,” tuturnya.

Diakui Ardi, KOBI membuka kesempatan kepada organisasi, perguruan, klub beladiri di Indonesia untuk bergabung dalam wadah ini.

“Saat ini sudah terdaftar sekitar 100 petarung sudah bergabung,” jelasnya.

Sementara itu, David E Burk dari One Pride yang akan menggelar turnamen MMA dibawah naungan KOBI mengatakan, dalam setiap laga pihaknya akan menomor satukan masalah keselamatan para petarung.

“Kami selalu memonitoring setiap petarung yang akan tampil. Mulai dari dia berlatih hingga timbang badan. Bahkan, kami juga akan melarang para petarung yang sedang sakit naik ring. Kami juga akan mengasuransikan para petarung,” paparnya.

Ref: http://www.tribunnews.com/sport/2016/02/16/komite-olahraga-beladiri-indonesia-terbentuk-siap-jadi-wadah-petarung-mma

 

Categories: Info | Tags: , , , , , | Leave a comment

Komite Olahraga Beladiri Indonesia Diresmikan

KOBI menjadi wadah bagi atlet Mixed Martial Art (MMA) Indonesia.

Senin, 15 Februari 2016 | 16:18 WIB
Oleh : Anry Dhanniary, Riki Ilham Rafles
Komite Olahraga Beladiri Indonesia Diresmikan
Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) (VIVA.co.id/Riki Ilham Rafles)

VIVA.co.id – Pelaku olahraga Mixed Martial Art (MMA) di Tanah Air kini sudah tidak perlu lagi mencari wadah. Sebab, Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) siap menampung mereka untuk memantapkan karier profesional.

Didirikan pada 17 November 2015, KOBI kini sudah mantap melakukan kegiatan-kegiatan ke depannya. Mereka sudah disahkan menjadi sebuah badan hukum yang resmi melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0012521.AH.01.07. Tahun 2016 yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Tugas dan fungsi KOBI nanti meliputi badan sanksi, pengawas, dan penasihat resmi untuk olahraga MMA di Tanah Air. Selain itu, mereka juga akan bekerja menambah sumber daya manusia seperti wasit, pelatihan, dan juga kompetisi.

Sebagai program awal, KOBI akan menyelenggarakan One Pride Indonesia. Acara tarung MMA pertama di Tanah Air tersebut nantinya akan disiarkan secara langsung oleh tvOne.

Berikut susunan pengurus KOBI:

Dewan Pembina

Ketua Dewan Pembina: Prabowo Subianto
Anggota Dewan Pembina: Anindya N. Bakrie, Rosan Prakasa, dan Budi Jiwandono

Kepengurusan

Ketua Umum: Anindra Ardiansyah Bakrie
Wakil Ketua Umum: Reva Dedi Utama
Sekretaris Umum: Fransino Tirta
Bendahara Umum: Hari Raharjo

Ref: http://sport.viva.co.id/news/read/736062-komite-olahraga-beladiri-indonesia-diresmikan

 

Categories: Info | Tags: , , , , , , | Leave a comment

the 11st anniversary

img_20170305_114054

Terima kasih kepada semua anggota Beladiri Badnur Medisa dan para orang tua dan saudara/i semua atas dukungan, doa, ucapan, dan partisipasinya dalam rangka memperingati hari lahirnya Badnur Medisa yang ke-11 tahun pada hari ini Minggu 5 Maret 2017.

Sekolah Beladiri Badnur Medisa pertama kali dibuka tepat pada hari Minggu 5 Maret 2006.

Mohon dukungan semua pihak semoga apa yang kita cita-citakan tercapai. amin……

 

Eng:

Thanks all for your participation and support in order to celebrate the 11st anniversary our gym, March 5th 2017.

The 1st training at Badnur Medisa Martial Art School was March 5th 2006.

Please more participation and support all of you to achieve our dream….. amin……..

Categories: Info | Tags: , , , , , | Leave a comment

International Competition

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Riau berhasil merebut 2 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu pada Kejuaraan Taekwondo Bali Open Internasional (KTBOI) yang berlangsung dari tanggal 27 Februari sampai 1 Maret 2015.Dua medali emas tersebut kata Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Riau A Tambi kepada Tribun, Minggu (1/3/2015) direbut oleh atlet Taekwondo Pra Yunior Riau M Raihan Almajid yang berhasil mengalahkan atlet Taekwondo dari Bali, Ananda Tri dan Galuh Kogas berhasil mengalahkan atlet Jawa Tengah Bughy Rubiyanto dengan skor 2-0.Kemudian 2 perak diraih oleh Aulia Ramadhan pada nomor Poomsae Perorangan Putra dan Priyo kalah melawan Taekwondo asal Kalimantan Timur difinal dengan skor 3-0. “Sedangkan perunggu diraih oleh Aulia Ramadhan dan Yana Puspita pada nomor campuran atau Poomsae Pair,” ucap A Tambi.Kejuaraan Taekwondo Bali Open Internasional (KTBOI) yang berlangsung dari tanggal 27 Februari sampai 1 Maret 2015 itu dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Mempora) dan diikuti 1300 atlet taekwondo atau peserta dari seluruh Provinsi di Indonesia dan dari luar negeri yakni New Zelan dan Timur Leste.Atas prestasi atletnya itu A Tambi merasa puas, sebab target 2 emas yang diembankan kepada atletnya berhasil diraih. “Untuk itu kedepan kita akan fokus mempersiapkan atlet kita untuk turun pada Pra PON 2015 nanti, dan kita berharap atlet kita lolos sebanyak-banyaknya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat nanti,” ungkap A Tambi.Sementara itu Manager Tim Ade Hartati anggota DPRD Riau mengatakan, untuk mengikuti kejuaraan di Bali tersebut Riau mengirim 10 atley yakni katagori Poomsae individu putra/putri dan pair yakni, Aulya Ramadhan, Yana Puspita Arrum. Katagori Kyorugi putra, U-58 kilogram (Kg) M. Allan, U-80 Kg Agus Nugroho, U-87 Kg Priyo Dwi kurniawan, O-87 Kg Galuh Kogas Prakasa.Kemudian katagori Kyorugi putri, U-49 kg Melia Sekarwangi (Badnur Medisa student) dan ditambah Atlet Bengkalis U-54kg Asep K, U-58 kg Razzu. “Untuk katagori Yunior Putra U- 55 Kg Fajri Cepriadi. Sedangkan Poomsae putra Tery karno. Para atlet kita itu didampingi dua pelatih yakni Hamdani dan Budi Rinaldi ” ungkap Ade

Categories: Info | Tags: , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: